Dulu, pernah ada entry yang sama. Jadi entry yang ini boleh la di anggap part 2. Entry ini saya publish kan sebab tiba-tiba teringat komen hubby pad asaya mengenai impian saya masa part 1 dulu.
"Macam tak ada yang special pon." - komen hubby.
Saya hanya memandang sambil kerutan di dahi.
"Perlu ke sesuatu yang special, baru boley dikelaskan sebagai impian?" - ah, saya kalau bab soal jawab, memang saya suka. Cita-cita dulu nak jadi lawyer, tapi rezeki tak ader. Syukur yang amat saya tak diberikan Allah rezeki menjadi lawyer, sebab baru sekarang saya sedar, dunia lawyer tak sesuai dengan jiwa saya! Maaf, sekadar selingan.
"Abang rasa, u lupa tentang impian u yang suci itu, yang selalu u sebut-sebutkan sejak 7, 8 tahun dulu." - ada sesuatu yang hubby cuba jelaskan...masih berteka teki.
"Dulu, walau pun tengah dating, mesti u cakap satu hari nanti, u nak sangat ada..emm, emm, emm..." - masih belum puas berteka teki.
Lama aku memandang wajah mulus itu. Wajah yang mengundang rasa cinta dihati setelah hanya 2 bulan setelah aku dikecewakan pada semusim yang lalu, diperlembahan itu! Ah, tak perlu menjeruk rasa lama-lama..huhuhu - iklan lagi.
"oh, i know, i know..." aku menjerit sambil peluk hubby.
"Yang tu, tak tau bila akan terlaksana. Tapi nak jugak ia terlaksana..kalau ada rezeki lebih..." - Dan kata-kataku disambut dengan secarik senyuman oleh hubby. Dia mengerti apa yang ada jauh dalam hati kecil ini!
"Amin..."- terima kasih hubby, sebab sentiasa mendoakan kejayaan untuk setiap langkah kakiku mengorak. Terima kasih Tuhan, sebab menganugerahkan aku seseorang yang senantiasa menjadi teman tanpa mengira ruang masa dan keadaan.
No comments:
Post a Comment